Rabu, 29 Mei 2013

Segala yang diciptakanNya mempunyai pesan pembelajaran bagi setiap insan.
Modal akal, pikiran dan hati adalah karunia terbesar dalam mempelajari segala pesan yang masih tersimpan dalam makhluk-makhlukNya.
Beberapa hari lalu dosen agama ngasih ceramah yang super banget, beliau bercerita tentang pelajaran dibalik penciptaan pohon pisang..
Ternyata pohon pisang itu adalah contoh yang sangat baik tentang perjuangan. Pohon pisang yang belum menghasilkan buah jika ditebang ternyata dia akan tumbuh lagi, jika belum juga menghasilkan buah lalu ditebang, dia akan tumbuh lagi, begitulah seterusnya hingga ia mampu menghasilkan buah. Sedangkan pohon pisang yang telah menghasilkan buah lalu ia ditebang, meskipun ia akan mati, tunas-tunasnya akan bertebaran di sisi-sisi pohon yang mati dan menghasilkan generasi yang lebih baik, generasi yang juga pantang putus asa sebelum bermanfaat.
Sebuah pesan yang sangat menggugah pikiran, sebuah pohon pisang tak akan berhenti tumbuh sebelum ia memberikan manfaat, bahkan ketika ia mati ia malah menumbuhkan tunas baru yang akan meneruskan perjuangannya dalam memberikan manfaat..
Bagaimana dengan kita? makhluk yang diciptakan secara sempurna dengan segala modal yang tak dimiliki oleh makhluk lain ciptaanNya..
Teruslah bermanfaat :)

Rabu, 03 April 2013

Man Jadda Wa Jada

Pelajaran itu dimulailagi di sini..
Di habitat yang baru ini, aku belajar banyak arti kesungguhan dan seleksi alam.
Kesungguhan itu penting banget buat kalian yang mau sukses, kesungguhan itu penting banget buat kalian yang ingin terkenal, dan kesungguhan itu penting banget buat kalian yang ingin punya IP oke. Kesungguhan menjadi modal utama dalam menentukan kisah-kisah masa kuliah. Mau dibawa kemana masa-masa yang hanya sekali ini? Apakah cukup dengan lulus cepet dan punya IP tinggi, atau terkenal karena modis dan gaya, atau hanya menjadi batu kerikil di pinggir trotoar yang ada atau tidaknya kamu ya ga ngaruh apa-apa. Hmmm
Pastinya pilihan yang terakhir itu ga bangettt, sungguh disayangkan jika kita hanya jadi orang yang keberadaannya ga ngaruh apa-apa. Nahh, ada satu lagi pilihan yang pastinya sangat membutuhkan point ini-kesungguhan- yaitu jadi orang yang keberadaannya membawa manfaat dan ketidakhadirannya dipertanyakan oleh orang-orang alias jadi orang yang bermanfaat dan menyenangkan. Apa hubungannya dengan kesungguhan? Orang yang ingin bermanfaat pasti akan bersungguh-sungguh dalam melakukan segala pekerjaan terutama dalam mennyelesaikan amanah dan kesungguhan itu dengan otomatis akan membuat seseorang menjadi lebih teliti, tekun dan ulet.
Nahh, cara mengasah kesungguhan itu bisa dengan mencari sebanyak-banyaknya amanah, yaa jadi kaya siklus gitu, kesungguhan itu diperlukan kalo kita ingin jadi orang yang bermanfaat, dari kesungguhan akan timbul sifat-sifat baik lainnya seperti ketelitian, ketekunan dan keuletan, cara mengasah kesungguhan itu bisa dengan mencari amanah dan menyelesaikannya dengan baik, makin banyak amanah bisa diimplikasikan dengan makin bermanfaat, orang yang bermanfaat itu memerlukan kesungguhan dalam melakukan segala kebermanfaatan.
Akhirnya adalah seleksi alam, yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasilnya dan yang tidak hanya akan menjadi kerikil di pinggir trotoar..

Senin, 25 Februari 2013

Sabar dan Syukur


Aku hanyalah insan biasa yang punya amanah sama sebagaimana kodrat manusia. diciptakan untuk beribadah kepadaNya dan menjadi khalifah di bumiNya.
Aku hanyalah segumpal daging yang ditiupkan roh olehNya dan diberi bentuk yang sebaik-baiknya.
Aku mendapat kehidupan dengan segala konsekuensi yang telah digariskan olehNya.
Kaki, tangan, mata, telinga adalah modal yang sangat besar yang dianugerahkanNya padaku.
Pikiran, hati dan raga adalah karunia terbaik yang Dia berikan padaku.
Melakukan segala perintahnya dengan sempurna merupakan amal terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang manusia di zaman sekarang ini. Tidak melakukan apa yang dilarang olehNya merupakan tingkah terhebat yang bisa dicerminkan oleh seorang manusia di zaman sekarang ini.
Entah apa nama yang cocok untuk menggambarkan keadaan manusia sekarang ini. Kufur atau buta? ku rasa dua-duanya dan terkadang atau lebih tepatnya sering atau mungkin selalu diriku dalam dua keadaan memalukan dan terhina itu. Astaghfirullah..
Aku sadar betul siapa diriku ini. Hanya seorang manusia dengan jenis perempuan yang kalau bukan karena rahmatNya mungkin aku hanyalah kayu yang cepat melapuk.
Aku dengan segala kekuranganku benar-benar ingin sekali meledakkan kelebihanku, memperlihatkan pada orang-orang bahwa setiap mereka adalah bintang dengan segala kekurangannya.
Mungkin salah satu hikmah dari penciptaan antara kelebihan dan kekurangan adalah bahwa hidup ini memang terdiri oleh dua prinsip syukur dan sabar. Ke dua prinsip tersebut berlaku untuk kelebihan-kelebihan yang ada dalam hidup kita maupun kekurangan-kekurangannya..
Syukur identik dengan nikmat dan kelebihan, jika seseorang bersyukur ketika diberi nikmat maka Yang Memberi Nikmat menjanjikan akan menambah kenikmatan kenikmatan lainnya bahkan sebelum orang tersebut memintanya. Subhanallah.. namun, bukan berarti ketika kita dilanda musibah atau ujian lantas kita tak bersyukur. Ketika ujian itu berlangsung sebenarnya kita sedang meng-upgrade diri kita menjadi seorang yang lebih baik, seorang yang terlahir dengan nilai lebih setelah menghadapi pertempuran, ibarat games jika kita berhasil melewati suatu level maka point yang kita punya akan semakin banyak, bukan kah point-point tambahan itu adalah nikmat? Coba bayangkan, apa jadinya jika hidup ini tak ada ujian, kita tak akan naik kelas dan tak ada yang membedakan kita dimataNya lantas hidup ini pun tak akan berwarna seindah pelangi :)
Sabar, sabar itu selalu disangkutpautkan dengan musibah atau ujian. Iya, memang sabar merupakan kunci paling ampuh dalam membuka pintu keluar dari ujian, tapi bukan berarti ketika kenikmatan datang sabar tidak diperlukan lagi, justru ketika kenikmatan itu begitu membahagiakan, sabarlah yang menghindari kita dari kelalaian akibat suatu kenikmatan..
Pengaplikasian ke dua prinsip tersebut memang tidak mudah dilakukan secara sempurna, tapi bisakan dilakukan sedikit demi sedikit, bisakan paling tidak dilakukan pada keadaan-keadaan yang sebenarnya tidak perlu berlebihan dalam menghadapinya.
Ingat, kita punya Allah Yang MahaKuasa, Maha Pemilik Segala Kekuatan. Mintalah padaNya, maka janjiNya akan membuktikan segalanya :)
Innallaha ma ana :)

Selasa, 15 Januari 2013

Kampus ku ohh kampus ku

Haaa.... setelah sekian lama akhirnya ngepost jugaaaa, kangeeeen banget cerita-cerita gak jelas disini. haha
Alhamdulillah aku sekarang resmi jadi bagian dari keluarga besar IPB, institut yang ternyata Subhanallah sekali, hijau, teduh, kondusif dan sangat menyenangkan. Di sana, aku belajar lebih dan lebih banyak terutama   pas pertama kali diterima, belajar tentang mensyukuri jalan yang dipilihkanNya meski tak sesuai dengan keinginan. Ternyata apa yang baik menurut kita belum tentu baik ya, pilihanNya memang yang terbaik tinggal bagaimana kita menyikapi takdir tersebut. Well, sedikit cerita tentang kampus hijau ini, tahun pertama di sini bisa dibilang SMA kelas 4 karena kita belajar lagi pelajaran-pelajaran kaya pas SMA ada agama, biologi, fisika, matematika, b.indonesia, sosiologi umum, ekonomi umum dan lain-lain. Buat yang jurusan ilmu sosial kaya ekonomi, manajemen mungkin harus berjuang lebih keras ditingkat pertama ini, karena mereka juga belajar ilmu-ilmu eksak.Yang paling seru dari IPB adalah asrama, tahun pertama di sini semua mahasiswa wajib asrama. Dalam satu kamar terdiri dari 4 orang. Awal-awal aku takut banget, yaiyalah tiba-tiba tinggal dan tidur dengan orang lain yang kita gak tau orangnya seperti apa, jangan-jangan mereka orang yang gak peduli, suka pamer, atau jorok. Hiii.. tapi Allah baik banget, ketakutan aku sama sekali gak terbukti. Aku sekamar dengan orang-orang yang baik banget, perhatian, peduli, bersahabat, ahhh pokoknya mereka the best, buktinya kamar aku tuh paling rame, paling banyak dikunjungi orang-orang, mereka bilang kamar ini beda, enak. Selain asrama, kelas ditingkat pertama di sini itu satu kelas terdiri dari berbagai jurusan dari fakultas yang berbeda jadi kita bisa ngumpulin temen sebanyak-banyaknya dari jurusan-jurusan lain, katanya tujuan dari pengelompokkan itu biar gak ada yang namanya kericuhan atau berantem-beranteman antarfakultas, bener juga sih IPB itu kan satu. Oiya, IPB itu punya 9 Fakultas, apa aja? ada FAPERTA (fakultas pertanian), FKH (fakultas kedokteran hewan), FPIK (fakultas perairan dan ilmu kelautan), FAPET (fakultas peternakan), FAHUTAN (fakultas kehutanan), FATETA (fakultas teknologi pertanian), FMIPA (fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam), FEM (fakultas ekonomi dan manajemen) dan FEMA (fakultas ekologi manusia). IPB juga punya ICC lho yang ada di Botani Square dan sederet usaha lainnya. Alumni-alumni IPB gak cuma bergerak dalam lingkup pertanian, tapi juga lingkup yang lebih universal makanya ada yang bilang kalo IPB itu institut pleksibel banget. Alumni IPB juga banyak yang menjadi enterpreneur muda yang omsetnya gede banget dibanding kalau mereka harus kerja sebagai karyawan dengan gaji tetap, pemimpin-pemimpin bangsa juga banyak yang alumni IPB jadi changes your view about IPB.. hehe
IPB, search and serve the best :-)

Jumat, 06 Juli 2012

Hasil dari Ujian


Kenapa yaa ada aja yang bikin iman ini gampang banget turun, terutama kalo mood udah jelek, bawaannya pengen marah-marah dan menganggap semuanya salah, kalo udah kaya gitu berasa jadi orang yang paling gak bersyukur sedunia. Astaghfirullah..
Tapi iya gak sih? terutama saat yang namanya ujian dateng. bagi sebagian orang hidup ini adalah ujian, mau seneng mau susah ya itu ujian, namanya juga hidup itu ujian. ada juga yang bilang ujian itu pahit, gak enak. trus kalo orang yang bener-bener sholeh bakal bilang ujian itu nikmat, tanpa ujian hidup seperti sayur 
tanpa garam *gaya*.
Yaayaa pendapat orang emang boleh beda-beda tapi yang pasti setiap kita punya
ujiannya masing-masing, ada yang masalah di tinggi badan *ehem, ada yang masalahnya sama temen terus, ada yang ujiannya dikeluarga, ada yang diuji karirnya, kesehatannya, jodohnya aaahhh pokoknya banyak deh yang lain-lain. Tapiii tau gak sebenernya apa hikmah dibalik ujian-ujian itu? bagi orang-orang yang mau membuka sedikit aja mata hatinya atau orang-orang yang memang dimudahkan oleh Allah untuk dapat mengambil buah dari setiap ujian, mereka semua pasti akan bersyukur jika diberi ujian. Kenapa?? Karena ujian itu adalah penyeimbang dalam hidup.
Salah satu ujian yang lagi aku hadapi adalah GAK LOLOS SNMPTN Tulis *hikss, aku terus berpikir (mungkin karena blm bisa terima kali yaa) kenapa pilihan ke dua aku aja tuh kau gak lolos, padahal grade untuk pilihan ke dua udah rendah banget dibanding pilihan pertamanya, aku terus berpikir sampe akhirnya aku bisa menguasai perasaanku kalau mungkin ini bukan jalanku untuk melanjutkan pendidikan dan sebagai jalan untuk mewujudkan cita-citaku, mungkin Allah punya rencana lain untuk hidupku. Yaaa hanya itu yang bisa aku yakini sekarang ini. Sambil terus mengingat soal hikmah, yap hikmah dari segala ujian. Aku rasa hikmah yang aku dapet dari hasil snmptn itu adalah perjuangan dan menganggap semua hal dan tujuan itu penting, kita gak boleh menyepelekan salah satunya atau menganggap tujuan-tujuan kecil kita sebagai cadangan dari tujuan utama dan mungkin Allah ingin memberitahuku bahwa aku harus mempertahankan dengan baik apa yang telah aku perjuangkan, karena Allah tau aku tuh orangnya kalo bisa ngedapetin sesuatu dengan mudah pasti setelah itu dalam menjalaninya gak serius dan gak maksimal, apa jadinya kalo itu terjadi sama kuliahku nanti??
Alhamdulillah ya Rabb, Engkau memperingatkanku sekarang..
Gak mudah memang untuk bisa memahami hikmah yang telah Allah berikan, hanya hati-hati yang selalu dekat denganNya lah yang mampu dengan ikhlas menerima apa yang telah ditakdirkanNya dan mengambil hikmah-hikmah tersebut.
"Ya Allah semoga melalui ujian ini Engkau menjadikan hamba sebagai hambaMu yang semakin bersyukur dan ikhlas dalam menghadapi segala ujian dalam hidup ini, karena sesungguhnya masih banyak ujian hidup lainnya yang lebih berat dari ujian ini, semoga dimanapun nanti aku melanjutkan kuliah aku bisa menjadi 'seseorang' yang sangat sangat bermanfaat untuk semua orang, terutama untuk ayah ibuku. amiin :) "
Inilah penyeimbang hidup, UJIAN. Tanpanya kita gak kenal sama yang namanya Syukur dan Sabar, tanpanya mungkin kita bisa jadi orang yang sangat angkuh padahal sekuat apapun kita jika Allah tidak meridhoinya kita hanyalah titik di tengah gurun pasir, dan yang pasti tanpanya hidup ini akan hambar seperti sayur yang gak pake garem. hehe

Sabtu, 23 Juni 2012

Selamat Milad NADIYA NURUL AFIFAH


Mungkin ini bukanlah hadiah yang spesial diantara hadiah-hadiah lain yang dia terima hari ini, hadiah yang bahkan semua orang bisa melihatnya sebelum dia lihat, tapiiiii sebenarnya aku cuma mencoba mencari cara yang beda untuk membuat seseorang tau bahwa aku sayaaaaang banget sama dia.
Pertama kali kenal itu di Rohis, kita sama-sama jadi wakadiv dan disatukan dalam kelompok tarbiyah yang sama. Mulai dari situlah aku mengenal dia sebagai sosok wanita yang beda dari yang lain, aku gak mau menceritakan kelebihan dan kekurangannya sebagai makhlukNya di sini, karena sebelumnya aku pernah ngasih sebuah note secara diam-diam pas dia lagi tiduran di depan ruang multimedia subuh-subuh pas lagi acara mabit angkatan, entah berapa waktu kemudian dia baca note itu, tapi dia bilang sih sampe nangis bacanya *so sweet, oiya, padahal aku gak ngasih nama ku di note itu tapi dia tau aku yang nulis *so sweet lagiiii haha.
Aku gak pede untuk mengungkapkan betapa aku sayang dengan seseorang, sama ibuku aja aku gak pernah jelas-jelas bilang love you mom, gak pernah. Cuma berani lewat tulisan dan doa. hehe. Semoga dia ngerti yaa..
Aku gak punya hadiah berupa benda nyata yang mungkin dia bakal seneng banget kalo dapet hadiah itu, kaya boneka spongebob, kartu ucapan yang lucu, kue yang enak, atau yang lain-lain. Aku cuma punya ini "tulisan", yang semua orang bisa bikin dengan mudah bahkan lebih bagus dari yang aku bikin.
Aaaahhh udah aaah intronyaaa, kita masuk ke inti yaaaa..
Jadiiiii, aku mau bilang SELAMAT MILAD NADIYA NURUL AFIFAH, hambaNya yang berasal dari golongan yang sedikit, perempuan yang kuat dan penuh tanggung jawab, orang yang lincah melebihi bola bekel, teman paling peduli yang pernah aku punya, backsound terlucu yang selalu menghiasi cerita-ceritanya, perempuan yang sigap dalam menjalani tugas-tugasnya, orang yang selalu punya waktu untuk orang lain....
Untuk Nadiya : ya Allah aku gak bisa selalu tau apa yang dia rasakan dan dia alami, sebagai sahabatnya yang punya banyak kekurangan, aku berharap Kau selalu menjaganya dalam suka dan duka, selalu mendengarkan isi hatinya. Aku tau Kau selalu memberikan yang terbaik untuknya, semua yang terjadi itu adalah yang terbaik untuknya, tapi ya Allah sbgai makhlukMU yang sangat jauh dari sempurna hamba juga tau bagaimana rasanya mendapat ujian yang belum tentu orang lain mampu menanggungnya, maka berilah dia selalu kekuatan dan kelapangan hati untuk menerima dan menjalani semuanya dengan ikhlas dan tegar, jadikanlah dia hambaMu yang selalu mampu mengambil hikmah dari setiap ujian dan nikmat yang Kau berikan, bukakanlah jalan yang benar untuknya dalam menggapai cita-cita, jadikanlah dia sebagai salah satu bidadari di JannahMu kelak ya Rabb..
ya Allah yang Maha Mengabulakn doa dan Maha Penyayang kabulkanlah doaku ini untuknya ya Allah..
Amiin..
SEMANGAT 18 tahun Nadiya Nurul Afifah :)